🔬

Trolley Problem Simulator

Navigate moral dilemmas in ethics and AI decision-making with 5 classic trolley variants and real research data

🔬 Coba sekarang

Apa ini?

Masalah Troli adalah eksperimen pemikiran dalam etika: troli yang melarikan diri akan membunuh lima orang kecuali Anda mengalihkannya ke jalur samping di mana troli tersebut akan membunuh satu orang. Hal ini mengungkapkan ketegangan mendalam antara kerangka moral utilitarian (kebaikan terbesar) dan deontologis (berbasis hak).

📖 Pelajari lebih dalam

Analogi 1

Anggap saja seperti menjadi satu-satunya penjaga pantai di pantai: Anda melihat lima orang tenggelam di kiri dan satu di kanan. Anda hanya bisa berenang satu arah. Menyelamatkan lima berarti yang satu tenggelam. Masalah troli mempertanyakan apakah secara aktif memilih siapa yang akan meninggal berbeda secara moral dengan membiarkan nasib menentukan keputusannya.

Analogi 2

Bayangkan seorang dokter dengan lima pasien sekarat yang masing-masing membutuhkan organ berbeda. Seorang pengunjung yang sehat masuk. Haruskah dokter mengambil organ pengunjung tersebut untuk menyelamatkan lima orang? Kebanyakan orang mengatakan tidak - mengungkapkan bahwa intuisi moral kita lebih dari sekadar perhitungan sederhana tentang penyelamatan nyawa.

🎯 Tips Simulator

Pemula

Mulailah dengan skenario Troli Klasik — sekitar 80% orang memilih untuk menarik tuasnya

Menengah

Gunakan tombol Statistik Global untuk membandingkan pilihan Anda dengan data penelitian yang dipublikasikan

Ahli

Diagram lingkaran mini di kanvas melacak rasio utilitarian vs deontologis Anda di semua skenario

📚 Glosarium

Trolley Problem
Eksperimen pemikiran etis: haruskah Anda mengalihkan troli yang melarikan diri untuk membunuh satu orang, bukan lima orang?
Deontological Ethics
Kerangka moral menilai tindakan berdasarkan aturan/kewajiban (misalnya, 'jangan membunuh') tanpa mempedulikan konsekuensinya.
Consequentialism
Kerangka moral menilai tindakan hanya berdasarkan hasil – memilih opsi yang memaksimalkan kesejahteraan.
Utilitarianism
Teori konsekuensialis: tindakan yang benar adalah tindakan yang menghasilkan kebahagiaan terbesar bagi sebanyak mungkin orang.
Double Effect
Doktrin yang membedakan antara bahaya yang disengaja (menarik seseorang ke jalur kereta api) dan efek samping yang diperkirakan (mengalihkan troli).
Fat Man Variant
Variasi soal troli: maukah Anda mendorong orang berbadan besar dari jembatan untuk menghentikan troli? Menguji intuisi tentang keterusterangan.
Moral Intuition
Perasaan prateoretis tentang benar dan salah, seringkali tidak konsisten di seluruh varian troli.
Trolley Dilemma in AI
Penerapan pada kendaraan otonom dan pengambilan keputusan AI: bagaimana seharusnya mobil self-driving mengatasi bahaya yang tidak dapat dihindari?
Moral Machine
Eksperimen MIT mengumpulkan jutaan tanggapan terhadap dilema seperti troli untuk mobil tanpa pengemudi di berbagai budaya.
Moral Luck
Konsep bahwa penilaian moral dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar kendali seseorang, relevan dengan hasil troli.
Virtue Ethics
Kerangka yang berfokus pada karakter: apa yang akan dilakukan orang berbudi luhur dalam situasi ini?
Action vs Omission
Perbedaan antara secara aktif menyebabkan kerugian (menarik tuas) dan membiarkan kerugian melalui kelambanan (tidak melakukan apa pun).

🏆 Tokoh Utama

Philippa Foot (1967)

Filsuf Oxford yang memperkenalkan masalah troli sebagai eksperimen pemikiran dalam teori etika

Judith Jarvis Thomson (1985)

Filsuf MIT yang mengembangkan varian pria gemuk dan analisis mendalam tentang masalah troli

Peter Singer (1972)

Filsuf utilitarian Princeton yang berpendapat bahwa jawaban konsekuensialis (kecuali lima) jelas benar

Iyad Rahwan (2018)

Peneliti MIT yang memimpin eksperimen Mesin Moral, studi preferensi moral terbesar secara global

Thomas Aquinas (1274)

Filsuf abad pertengahan yang mengembangkan Doktrin Efek Ganda, inti dari analisis masalah troli

🎓 Sumber Belajar

💬 Pesan untuk Pelajar

Jelajahi dunia dilema etika yang menarik. Tidak ada jawaban yang salah - hanya pemahaman yang lebih mendalam tentang kerangka moral Anda sendiri!

Mulai

Gratis, tanpa daftar

Mulai →