What Is Ocean Acidification?
The ocean absorbs about 30% of human CO2 emissions, making it Earth's largest carbon sink. When CO2 dissolves in seawater it forms carbonic acid (H2CO3), which releases hydrogen ions (H+) that lower the pH. Since the Industrial Revolution, ocean pH has dropped from 8.2 to 8.1 — a 26% increase in acidity. This threatens coral reefs, shellfish, and entire marine food chains that depend on calcium carbonate.
Mengapa ini penting? Coral reefs support 25% of all marine species. When pH drops and aragonite saturation falls below 1.0, shell-building organisms can no longer form protective structures — their shells literally dissolve. At current emission rates, ocean pH could reach 7.8 by 2100, a level not seen in 14 million years. This simulator lets you explore the chemistry driving these changes.
📖 Pelajari lebih dalam
Analogi 1
Bayangkan menjatuhkan tablet bersoda ke dalam tangki ikan. Air mulai menggelembung (CO2 larut) dan perlahan berubah menjadi sedikit asam. Ikan dan siput pada awalnya tidak menyadarinya, namun akhirnya cangkang siput mulai menipis dan rapuh — itulah yang terjadi pada makhluk laut saat kita memompa CO2 ke atmosfer.
Analogi 2
Bayangkan lautan sebagai tablet antasida raksasa. Ia telah menyerap 'asam lambung' (CO2) yang kita buang ke udara. Namun seiring dengan habisnya tablet antasida, kapasitas penyangga lautan juga kewalahan. Setelah tablet larut sepenuhnya, asam akan menumpuk dengan cepat — dan 'pasien' (kehidupan laut) berada dalam masalah serius.
🎯 Tips Simulator
Pemula
Mulailah dengan tingkat emisi default 10 GtC/tahun dan saksikan molekul CO2 jatuh dari atmosfer ke laut
Menengah
Tingkatkan Kecepatan Angin untuk mempercepat pertukaran gas — lebih banyak CO2 yang terdorong ke dalam air saat angin kencang
Ahli
Turunkan Alkalinitas Total untuk menyimulasikan perairan dengan penyangga alami yang lebih sedikit (seperti wilayah pesisir dekat muara sungai)
📚 Glosarium
🏆 Tokoh Utama
Ken Caldeira (2003)
Peneliti Stanford/Carnegie yang menciptakan istilah 'pengasaman laut' dan memodelkan dampak globalnya
Joanie Kleypas (1999)
Ilmuwan NCAR yang pertama kali memperingatkan bahwa perubahan kimiawi laut akan berdampak pada pengapuran terumbu karang
Richard Feely (2004)
Ahli kelautan NOAA yang mendokumentasikan pengasaman yang menyebar di sepanjang pantai Pasifik AS
Jean-Pierre Gattuso (2010)
Peneliti Perancis yang memimpin program penelitian pengasaman laut utama Eropa (EPOCA, MedSeA)
Ove Hoegh-Guldberg (1999)
Ilmuwan kelautan Universitas Queensland menghubungkan pengasaman dan pemanasan dengan masa depan terumbu karang
🎓 Sumber Belajar
- Anthropogenic ocean acidification over the twenty-first century [paper]
Proyeksi multi-model dampak pengasaman laut global (Nature, 2005) - Ocean Acidification: Present Conditions and Future Changes [paper]
Tinjauan komprehensif terhadap perubahan kimia laut dan dampak biologisnya (Annual Review of Marine Science, 2009) - NOAA Ocean Acidification Program [article]
Program federal AS memantau dan meneliti pengasaman laut - Ocean Acidification International Coordination Centre [article]
Pusat koordinasi IAEA untuk penelitian pengasaman laut global