What Is Information Theory?
Information theory, founded by Claude Shannon in 1948, is the mathematical study of quantifying, storing, and communicating information. It defines entropy as the measure of uncertainty in a message — the more surprising an outcome, the more information it carries. Shannon proved that every communication channel has a maximum capacity, and that reliable transmission is possible at any rate below this limit using clever encoding.
Mengapa ini penting? Every text message, phone call, streaming video, and Wi-Fi connection relies on Shannon's theorems. Compression algorithms (ZIP, MP3, JPEG) exploit entropy to shrink data. Error-correcting codes (used in satellites, QR codes, 5G) add strategic redundancy so data survives noise. Information theory even connects to thermodynamics, machine learning, and the fundamental limits of computation.
📖 Pelajari lebih dalam
Analogi 1
Bayangkan Anda sedang memainkan 20 Pertanyaan. Jika seseorang berpikir tentang binatang, strategi terbaik Anda adalah dengan mengajukan pertanyaan yang membagi kemungkinan menjadi dua setiap kali — 'Apakah itu mamalia?' menghilangkan separuh pilihan. Teori informasi mengukur dengan tepat berapa banyak pertanyaan ya/tidak yang Anda perlukan. Pelemparan koin yang adil membutuhkan 1 pertanyaan (1 bit). Pelemparan dadu membutuhkan sekitar 2,6 pertanyaan (2,6 bit). Semakin mengejutkan hasilnya, semakin banyak informasi yang dibawanya.
Analogi 2
Bayangkan panggilan telepon yang berisik. Anda berada di restoran yang bising mencoba mendengarkan teman Anda. Shannon menunjukkan bahwa ada batas kecepatan matematis - kapasitas saluran - untuk seberapa cepat Anda dapat berbicara dan tetap dapat dipahami. Di bawah batas tersebut, pengkodean yang cerdas (seperti berbicara perlahan dan mengulangi kata kunci) memungkinkan pesan Anda tersampaikan dengan sempurna. Di atasnya, kesalahan tidak dapat dihindari, apa pun yang Anda lakukan. Setiap router Wi-Fi, menara 5G, dan layanan streaming mematuhi undang-undang ini.
🎯 Tips Simulator
Pemula
Kirim pesan sederhana dan lihat bagaimana entropi mengukur konten informasi — lebih banyak kejutan berarti lebih banyak bit.
Menengah
Tambahkan gangguan pada saluran dan amati bagaimana kode koreksi kesalahan menjaga integritas pesan.
Ahli
Dorong tingkat transmisi menuju batas Shannon dan jelajahi pertukaran kapasitas vs kesalahan.
📚 Glosarium
🏆 Tokoh Utama
Claude Shannon (1948)
Mendirikan teori informasi dengan 'A Mathematical Theory of Communication', yang mendefinisikan entropi dan kapasitas saluran
Richard Hamming (1950)
Membuat kode Hamming untuk deteksi/koreksi kesalahan, dasar komunikasi digital
Solomon Kullback (1951)
Divergensi KL dikembangkan bersama, ukuran mendasar yang digunakan secara luas dalam pembelajaran mesin
Abraham Lempel & Jacob Ziv (1977)
Menemukan algoritma kompresi LZ (LZ77, LZ78) yang mendasari format ZIP, GIF, PNG
David Huffman (1952)
Menemukan pengkodean bebas awalan yang optimal (pengkodean Huffman) sebagai mahasiswa MIT
🎓 Sumber Belajar
- A Mathematical Theory of Communication [paper]
Makalah pendiri teori informasi (Bell System Technical Journal, 1948) - Elements of Information Theory [paper]
Buku teks standar tentang teori informasi, digunakan dalam program pascasarjana di seluruh dunia - Information Theory Society [article]
Masyarakat IEEE didedikasikan untuk penelitian dan pendidikan teori informasi - Visual Information Theory [article]
Pengantar konsep teori informasi yang divisualisasikan dengan indah