🔬

Gödel's Incompleteness Visualizer

Visualize the fundamental limits of formal mathematical systems

🔬 Coba sekarang

\uD83E\uDD14 Apa Ini?

Gödel's Incompleteness Theorems (1931) proved that any consistent mathematical system complex enough to include arithmetic contains true statements that cannot be proven within that system. It shattered the dream of a complete, self-verifying mathematics.

📖 Pelajari lebih dalam

Analogi 1

Bayangkan sebuah sistem hukum yang mencoba membuat undang-undang tentang semua undang-undang — sistem tersebut pasti akan menghadapi aturan-aturan yang tidak dapat dinilai oleh pengadilannya sendiri.

Analogi 2

Bayangkan sebuah kamus yang harus mendefinisikan setiap kata hanya dengan menggunakan kata-kata yang sudah ada di kamus — beberapa makna akan selalu luput dari penangkapan.

🎯 Tips Simulator

Pemula

Buat pernyataan formal sederhana dan periksa apakah pernyataan tersebut dapat dibuktikan dalam sistem.

Menengah

Buatlah pernyataan referensial untuk menemukan kebenaran yang tidak dapat dibuktikan namun tetap benar.

Ahli

Jelajahi batasan antara pernyataan yang dapat diputuskan dan tidak dapat diputuskan di berbagai sistem formal.

📚 Glosarium

First Incompleteness Theorem
Setiap sistem formal konsisten yang mampu menyatakan aritmatika dasar berisi pernyataan benar yang tidak dapat dibuktikan dalam sistem.
Second Incompleteness Theorem
Tidak ada sistem formal yang konsisten yang dapat membuktikan konsistensinya sendiri, sehingga membatasi dasar-dasar matematika.
Formal System
Seperangkat aksioma dan aturan inferensi yang secara mekanis menentukan pernyataan mana yang merupakan teorema.
Consistency
Suatu sistem dikatakan konsisten jika ia tidak dapat membuktikan baik pernyataan maupun negasinya – tidak ada kontradiksi.
Completeness
Suatu sistem dikatakan lengkap jika setiap pernyataan yang benar dapat dibuktikan — Gödel menunjukkan bahwa aritmatika tidak bisa konsisten dan lengkap.
Gödel Numbering
Teknik pengkodean yang memberikan bilangan asli unik pada setiap simbol, rumus, dan pembuktian dalam sistem formal.
Self-Reference
Pernyataan yang mengacu pada dirinya sendiri, inti dari pembuktian Gödel — 'Pernyataan ini tidak dapat dibuktikan' diformalkan secara matematis.
Decidability
Apakah suatu algoritma dapat menentukan benar/salahnya pernyataan apa pun dalam suatu sistem. Terkait dengan masalah terhentinya Turing.
Hilbert's Program
Tujuan ambisius David Hilbert pada tahun 1920-an untuk memformalkan semua matematika dan membuktikan konsistensinya — dirusak oleh Gödel.
Peano Arithmetic
Sistem aksioma bilangan asli yang dibuktikan Gödel tidak lengkap.

🏆 Tokoh Utama

Kurt Gödel (1931)

Menerbitkan teorema ketidaklengkapan pada usia 25 tahun, yang secara mendasar membatasi dasar-dasar matematika

David Hilbert (1920)

Mengusulkan formalisasi semua matematika dan membuktikan konsistensinya — program yang ditunjukkan Gödel tidak mungkin

Alan Turing (1936)

Memperluas hasil Gödel ke komputasi, membuktikan bahwa masalah penghentian tidak dapat diselesaikan

Alfred Tarski (1933)

Membuktikan kebenaran yang tidak dapat dijelaskan dalam aritmatika, berkaitan erat dengan hasil Gödel

Douglas Hofstadter (1979)

Penulis 'Gödel, Escher, Bach' yang mempopulerkan ketidaklengkapan dan referensi diri untuk khalayak umum

🎓 Sumber Belajar

💬 Pesan untuk Pelajar

Jelajahi batasan menarik dari sistem formal! Setiap perluasan yang Anda lakukan mengungkapkan kebenaran baru yang tidak dapat dibuktikan. Keingintahuan adalah aksioma pertama.

Mulai

Gratis, tanpa daftar

Mulai →