🔬

Circadian Rhythm Simulator

Visualize your 24-hour body clock — melatonin, cortisol, and the SCN master clock

🔬 Coba sekarang

\uD83E\uDD14 What Is a Circadian Rhythm?

Your body runs on a 24-hour internal clock driven by the suprachiasmatic nucleus (SCN) in the brain. This master clock synchronizes every cell's timing with light-dark cycles, controlling when melatonin rises (signaling sleep), when cortisol surges (waking you up), and how body temperature fluctuates throughout the day.

Mengapa ini penting? Disrupted circadian rhythms are linked to obesity, diabetes, depression, cancer, and cardiovascular disease. Understanding your body clock lets you optimize sleep, alertness, and overall health by aligning behavior with biology.

📖 Pelajari lebih dalam

Analogi 1

Bayangkan SCN sebagai konduktor yang memimpin orkestra. Setiap organ adalah musisi dengan instrumen dan ritmenya masing-masing. Konduktor (SCN) menggunakan cahaya sebagai tongkat estafet untuk menjaga semua orang tetap sinkron. Saat Anda terbang melintasi zona waktu, rasanya seperti konduktor tiba-tiba mulai mengayunkan tongkat estafet dengan tempo yang berbeda - para musisi tersandung dan membutuhkan waktu berhari-hari untuk menemukan irama baru. Perjuangan sinkronisasi ulang itu adalah jet lag.

Analogi 2

Melatonin dan kortisol bekerja seperti melawan sinyal lalu lintas. Ketika melatonin berubah menjadi hijau (meningkat di malam hari), ini memberi sinyal pada tubuh untuk melambat dan tidur. Ketika kortisol berubah menjadi hijau (menonjol saat fajar), ia memberitahu tubuh untuk bangun dan pergi. Menatap layar ponsel di tengah malam seperti seseorang yang menyorotkan lampu sorot terang ke sinyal melatonin - hal ini membingungkan seluruh persimpangan, menunda lampu hijau, dan menyebabkan kemacetan hormonal.

🎯 Tips Simulator

Pemula

Tekan Mulai dan lihat jarum jam bergerak selama 24 jam — amati bagaimana kurva melatonin (biru) dan kortisol (oranye) mencerminkan satu sama lain.

Menengah

Klik tombol Jet Lag dan amati penurunan frekuensi denyut SCN saat tubuh berjuang untuk kembali ke jadwal yang telah diubah.

Ahli

Atur Waktu Bangun ke jam 5 pagi (jadwal burung) dan bandingkan kewaspadaan pada jam 14.00 vs waktu bangun default jam 7 pagi — orang yang bangun lebih pagi akan mencapai penurunan sore hari lebih cepat.

📚 Glosarium

Circadian Rhythm
~Jam biologis 24 jam yang mengatur siklus tidur-bangun, pelepasan hormon, dan metabolisme pada semua organisme.
SCN
Nukleus Suprachiasmatic — jam utama di hipotalamus yang menyinkronkan ritme sirkadian dengan siklus terang-gelap.
Melatonin
Hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal dalam kegelapan, menandakan waktu tidur. Ditekan oleh cahaya biru.
Cortisol
Hormon steroid mencapai puncaknya saat fajar (respons kebangkitan kortisol), meningkatkan kewaspadaan, metabolisme, dan kesiapan kekebalan tubuh.
Chronotype
Preferensi individu untuk waktu tidur-bangun: pagi hari, malam hari, atau tipe peralihan.
Zeitgeber
Isyarat lingkungan yang menyinkronkan jam biologis, terutama cahaya, tetapi juga makanan dan suhu.
DLMO
Permulaan Melatonin Cahaya Redup — waktu di malam hari ketika melatonin mulai meningkat, menandai malam sirkadian.
Clock Genes
Gen (CLOCK, BMAL1, PER, CRY) membentuk loop umpan balik molekuler yang mendorong osilasi sirkadian.
Jet Lag
Ketidakselarasan antara jam internal dan zona waktu eksternal setelah perjalanan cepat melintasi zona waktu.
Shift Work Disorder
Gangguan sirkadian kronis akibat rotasi atau shift malam, meningkatkan risiko penyakit metabolik dan kardiovaskular.
Chronotherapy
Mengatur waktu pemberian obat sesuai ritme sirkadian untuk kemanjuran maksimum dan efek samping minimum.
Light Therapy
Menggunakan paparan cahaya terang pada waktu tertentu untuk mengubah fase sirkadian, mengobati SAD dan gangguan tidur.

🏆 Tokoh Utama

Jeffrey Hall, Michael Rosbash, Michael Young (1984)

Menemukan mekanisme molekuler yang mengendalikan ritme sirkadian (gen periode), Hadiah Nobel Fisiologi 2017

Satchin Panda (2012)

Peneliti Salk Institute yang menemukan manfaat metabolik dari makan dengan waktu terbatas dan melanopsin penginderaan cahaya

Russell Foster (1991)

Profesor Oxford yang menemukan reseptor cahaya non-visual (melanopsin) di mata yang mengatur ritme sirkadian

Till Roenneberg (2003)

Ahli kronobiologi LMU Munich yang mengembangkan Kuesioner Kronotipe Munich yang memetakan kronotipe manusia

Colin Pittendrigh (1954)

'Bapak biologi sirkadian' yang menetapkan sifat inti jam biologis

🎓 Sumber Belajar

💬 Pesan untuk Pelajar

Tubuh Anda adalah penunjuk waktu presisi yang dibuat selama miliaran tahun. Setiap lonjakan hormon, setiap perubahan suhu mengikuti naskah yang ditulis oleh evolusi. Simulator ini memungkinkan Anda melihat skrip yang tidak terlihat itu — dan mempelajari bagaimana cahaya, makanan, dan kebiasaan dapat mengubah skrip tersebut menjadi lebih baik atau lebih buruk.

Mulai

Gratis, tanpa daftar

Mulai →