What Is a CDN?
A Content Delivery Network caches website content on hundreds of servers worldwide, serving users from the nearest location. CDNs handle over 50% of all internet traffic, reducing load times from seconds to milliseconds and protecting against DDoS attacks.
Mengapa ini penting? Every 100ms of latency costs e-commerce sites 1% in revenue. CDNs like Cloudflare and Akamai serve trillions of requests daily, making the internet feel instant. Without them, streaming a video would mean waiting for data to travel thousands of kilometers from a single origin server.
📖 Pelajari lebih dalam
Analogi 1
Bayangkan memesan pizza dari satu restoran di kota — dibutuhkan waktu 45 menit. Sekarang bayangkan restoran itu membuka 200 cabang di setiap lingkungan. Saat Anda memesan, cabang terdekat akan membuatkan pizza Anda dalam 5 menit. CDN bekerja persis seperti ini: alih-alih setiap pengguna mengambil data dari satu server yang jauh (asal), salinannya disimpan dalam cache di Points of Presence (PoP) terdekat, sehingga konten tiba hampir seketika.
Analogi 2
Bayangkan CDN seperti sistem perpustakaan. Ada satu perpustakaan pusat (server asal) dengan setiap buku yang pernah ditulis. Namun jika semua orang di negara ini pergi ke satu perpustakaan, tempat parkir akan meluap. Jadi sistem ini membuat perpustakaan cabang (PoP) di setiap kota, menyimpan salinan buku-buku paling populer. Saat Anda meminta buku, cabang terdekat memeriksa raknya terlebih dahulu (cache hit). Hanya jika mereka tidak memilikinya (cache miss) barulah mereka memintanya ke perpustakaan pusat.
🎯 Tips Simulator
Pemula
Mulailah dengan 12 PoP dan perhatikan bagaimana permintaan dirutekan ke server terdekat
Menengah
Ganti Kebijakan Cache antara LRU dan LFU — LFU lebih baik untuk konten populer, LRU untuk pola akses yang bervariasi
Ahli
Aktifkan Origin Shield untuk menambahkan lapisan cache perantara — mengurangi beban asal selama cache hilang
📚 Glosarium
🏆 Tokoh Utama
Tom Leighton (1998)
Salah satu pendiri Akamai Technologies, memelopori teknologi CDN komersial dengan algoritma MIT
Danny Lewin (1998)
Salah satu pendiri Akamai yang algoritma hashingnya konsisten menjadi dasar teknologi CDN
Matthew Prince (2009)
Salah satu pendiri Cloudflare, mendemokratisasi perlindungan CDN dan DDoS untuk semua ukuran situs web
John Graham-Cumming (2011)
CTO Cloudflare yang memimpin arsitektur teknis untuk salah satu jaringan edge terbesar di dunia
Michelle Zatlyn (2009)
Salah satu pendiri Cloudflare, memperluas CDN dari perusahaan besar ke jutaan situs web kecil
🎓 Sumber Belajar
- Consistent Hashing and Random Trees [paper]
Makalah MIT memperkenalkan hashing yang konsisten, landasan algoritmik distribusi beban CDN (STOC 1997) - The Akamai Network: A Platform for High-Performance Internet Applications [paper]
Ikhtisar arsitektur CDN Akamai yang melayani 30%+ lalu lintas web global, termasuk distribusi konten, perutean permintaan, dan toleransi kesalahan - Pushing CDN-ISP Collaboration to the Limit [paper]
Studi tentang optimalisasi kerja sama CDN-ISP untuk meningkatkan kinerja pengiriman konten dan mengurangi biaya jaringan (ACM SIGCOMM 2015) - Dissecting CDN Caching Strategies for Web Content [paper]
Analisis perilaku caching CDN di dunia nyata yang memeriksa tingkat hit, kebijakan penggusuran, dan dampak jenis konten terhadap efisiensi cache - Cloudflare Learning Center [article]
Sumber daya pendidikan CDN yang komprehensif dari penyedia terkemuka, mencakup dasar-dasar hingga topik lanjutan - Web Almanac CDN Chapter [article]
Analisis tahunan adopsi dan kinerja CDN di seluruh web, dengan statistik dan tren terperinci - Akamai State of the Internet [article]
Visualisasi dan laporan real-time mengenai pola lalu lintas internet global, ancaman keamanan, dan metrik kinerja CDN - Fastly Developer Documentation [article]
Dokumentasi teknis tentang implementasi CDN modern termasuk VCL, komputasi edge, dan strategi pembersihan waktu nyata