🔬

Atomic Force Microscope

Scan surfaces atom by atom — cantilever probe with laser feedback

🔬 Coba sekarang

What Is an Atomic Force Microscope?

An AFM uses a nanoscale probe tip on a flexible cantilever to scan surfaces with sub-nanometer resolution. A laser beam reflects off the cantilever onto a photodetector, measuring tiny deflections as the tip traces the surface topography — building 3D height maps atom by atom.

Mengapa ini penting? AFM can image any surface — metals, polymers, biological cells, even individual DNA strands — in air or liquid, without damaging the sample. Three scan modes (Contact, Tapping, Non-Contact) let you choose between resolution, gentleness, and speed for any application.

📖 Pelajari lebih dalam

Analogi 1

Bayangkan membaca Braille dengan ujung jari Anda - Anda menyeret jari Anda melewati gundukan dan membangun gambaran mental dari teks tersebut. AFM melakukan hal yang sama pada skala atom: ujung tajam kecil pada lengan fleksibel (kantilever) menelusuri permukaan, dan setiap benturan atau kemiringan membelokkan lengan. Sinar laser yang memantul dari lengan mengukur defleksi ini dengan presisi sub-angstrom, menciptakan peta ketinggian 3D permukaan — atom demi atom.

Analogi 2

Bayangkan pemutar piringan hitam. Jarum bergerak di sepanjang alur, mengubah fitur permukaan kecil menjadi sinyal listrik. AFM bekerja dengan cara yang sama, kecuali 'jarum' berupa ujung silikon yang lebarnya hanya 10 nanometer, 'alur' adalah atom individual, dan sebagai pengganti musik, keluarannya adalah gambar topografi yang menunjukkan setiap bukit dan lembah di permukaan pada resolusi 1000x lebih baik daripada mikroskop optik mana pun.

🎯 Tips Simulator

Pemula

Tekan Mulai untuk mulai memindai — perhatikan raster kantilever melintasi permukaan baris demi baris

Menengah

Sesuaikan Set Point Force untuk mengontrol seberapa keras ujungnya menekan — terlalu banyak kekuatan akan merusak sampel lunak

Ahli

Sesuaikan Penguatan Umpan Balik untuk mengoptimalkan putaran umpan balik — terlalu rendah menyebabkan ujung kehilangan pelacakan, terlalu tinggi menyebabkan osilasi

📚 Glosarium

Cantilever
Sinar skala mikro dengan ujung tajam (radius ~10nm) yang memindai seluruh permukaan sampel, menekuk sebagai respons terhadap gaya.
Contact Mode
Mode AFM di mana ujung tetap bersentuhan dengan permukaan, memetakan topografi melalui defleksi kantilever.
Tapping Mode
Tip berosilasi mendekati frekuensi resonansi, mengetuk permukaan secara berkala — mengurangi kerusakan sampel.
Non-Contact Mode
Tip berosilasi di atas permukaan tanpa menyentuh, mendeteksi gaya van der Waals untuk sampel yang halus.
Force Curve
Plot defleksi kantilever vs jarak, menunjukkan gaya adhesi, elastisitas, dan interaksi molekul.
Piezoelectric Scanner
Aktuator keramik memberikan posisi sampel atau ujung presisi angstrom pada sumbu x, y, dan z.
Lateral Resolution
Ukuran fitur minimum yang dapat dibedakan, biasanya 1-10nm untuk AFM, ditentukan oleh radius ujung dan umpan balik.
van der Waals Force
Daya tarik antarmolekul yang lemah antara atom ujung dan permukaan, dominan pada pencitraan AFM non-kontak.
Kelvin Probe
Teknik AFM mengukur potensi permukaan lokal (fungsi kerja) pada resolusi skala nano.
AFM Lithography
Menggunakan ujung AFM untuk menggores, mengoksidasi, atau menyimpan material secara mekanis pada permukaan untuk fabrikasi nano.
PeakForce QNM
Mode AFM Bruker secara bersamaan memetakan topografi, modulus, adhesi, dan deformasi.
Feedback Loop
Sistem kontrol yang menyesuaikan posisi z untuk mempertahankan gaya atau amplitudo konstan — penting untuk pemetaan topografi yang akurat.
Set Point
Kekuatan target atau amplitudo yang coba dipertahankan oleh loop umpan balik selama pemindaian.
RMS Roughness
Rata-rata akar rata-rata kuadrat penyimpangan ketinggian dari bidang rata-rata — ukuran standar kekasaran permukaan.

🏆 Tokoh Utama

Gerd Binnig (1986)

Bersama-sama menciptakan AFM di IBM Zurich, memperluas STM ke permukaan non-konduktor; Hadiah Nobel untuk STM (1986)

Calvin Quate (1986)

Profesor Stanford yang ikut menemukan AFM dan mengembangkan penerapannya dalam metrologi semikonduktor

Christoph Gerber (1986)

Menciptakan AFM bersama di IBM dan memelopori bio-AFM untuk mempelajari proses molekuler

Franz Giessibl (2003)

Mencapai resolusi atom sebenarnya dengan AFM non-kontak menggunakan sensor qPlus di Universitas Regensburg

Leo Gross (2009)

Peneliti IBM yang mencitrakan ikatan molekul individu menggunakan AFM dengan tip yang difungsikan CO

🎓 Sumber Belajar

💬 Pesan untuk Pelajar

Jelajahi dunia mikroskop kekuatan atom yang menakjubkan. Setiap penemuan dimulai dengan rasa ingin tahu!

Mulai

Gratis, tanpa daftar

Mulai →