🚀

Asteroid Mining Simulator

Plan resource extraction missions to near-Earth asteroids \u2014 prospect, mine, and return with riches from space

🚀 Coba sekarang

\uD83E\uDD14 What Is Asteroid Mining?

Asteroid mining is the extraction of valuable resources \u2014 water, metals, and rare earth elements \u2014 from asteroids orbiting near Earth. A single metallic asteroid just 500 meters wide could contain more platinum-group metals than have ever been mined in all of human history. Carbonaceous (C-type) asteroids are rich in water, which can be split into hydrogen and oxygen for rocket fuel, making them gas stations in space. Silicaceous (S-type) asteroids contain iron, magnesium, and silicates useful for space construction. Metallic (M-type) asteroids are the jackpot: dense cores of iron, nickel, cobalt, and platinum-group metals worth trillions of dollars. JAXA\u2019s Hayabusa2 and NASA\u2019s OSIRIS-REx have already returned asteroid samples to Earth, proving that surface operations on these small bodies are achievable.

Mengapa ini penting? The space economy is projected to exceed $1 trillion by 2040, and asteroid resources are central to that vision. Water from C-type asteroids becomes propellant for deep-space missions. Metals from M-type asteroids could supply orbital manufacturing without the enormous cost of launching materials from Earth\u2019s gravity well. Understanding asteroid mining means understanding how humanity transitions from a single-planet civilization to a spacefaring species.

📖 Pelajari lebih dalam

Analogi 1

Bayangkan penambangan asteroid seperti perburuan harta karun di laut dalam. Dasar laut (sabuk asteroid) menyimpan kekayaan yang sangat besar, namun Anda memerlukan kapal selam khusus (pesawat ruang angkasa) untuk mencapainya, senjata robot (peralatan penambangan) untuk mengambil harta karun, dan cara yang dapat diandalkan untuk membawanya kembali ke pantai (kendaraan kembali). Semakin dalam Anda pergi (lebih tinggi delta-V), semakin mahal biaya ekspedisinya, namun imbalannya bisa sangat besar.

Analogi 2

Penambangan asteroid seperti pencarian prospek pada masa Demam Emas, hanya saja 'pegunungan'-nya terbang melintasi angkasa. Sama seperti para penambang menguji sampel batuan untuk menemukan urat emas, kami menggunakan spektroskopi untuk mengidentifikasi asteroid yang berharga. Asteroid tipe C ibarat sumur air di gurun (penting untuk menunjang kehidupan di luar angkasa), asteroid tipe S ibarat tambang batu bangunan, dan asteroid tipe M ibarat menabrak lapisan platina murni.

🎯 Tips Simulator

Pemula

Mulailah dengan asteroid tipe C untuk mengekstraksi air — air adalah 'minyak luar angkasa' karena dapat dipecah menjadi bahan bakar roket

Menengah

Coba penambangan laser pada asteroid yang lebih kecil — ini berfungsi tanpa kontak fisik dan menghindari masalah puing-puing

Ahli

Perhatikan grafik ROI — misi menjadi menguntungkan hanya setelah ambang ekstraksi titik impas

📚 Glosarium

NEA
Asteroid Dekat Bumi — asteroid dengan orbit yang mendekatkannya ke Bumi, merupakan target penambangan yang paling mudah diakses.
C-type Asteroid
Asteroid berkarbon kaya akan air dan senyawa organik, mencakup ~75% asteroid yang diketahui.
M-type Asteroid
Asteroid metalik yang mengandung logam golongan besi, nikel, dan platina berpotensi bernilai triliunan dolar.
Delta-v
Perubahan kecepatan diperlukan untuk mencapai target. Beberapa NEA membutuhkan lebih sedikit delta-v dibandingkan Bulan.
In-Situ Resource Utilization
Menggunakan sumber daya luar angkasa di lokasinya daripada meluncurkan segala sesuatunya dari Bumi. Kunci menuju ruang berkelanjutan.
Regolith
Material permukaan yang lepas pada asteroid, dapat diakses untuk penambangan tanpa pengeboran dalam.
Platinum Group Metals
Platinum, paladium, rhodium, dll. — logam yang sangat berharga yang melimpah di asteroid logam.
Spectroscopy
Analisis jarak jauh komposisi asteroid menggunakan cahaya yang dipantulkan, memandu pemilihan target penambangan.
Orbital Mechanics
Fisika lintasan pertemuan dengan asteroid, sangat mempengaruhi kelayakan dan biaya misi.
Space Economy
Proyeksi industri bernilai triliunan dolar di mana sumber daya asteroid memasok manufaktur ruang angkasa dan depot bahan bakar.

🏆 Tokoh Utama

John S. Lewis (1996)

Ilmuwan planet yang menulis 'Mining the Sky', buku dasar tentang ekonomi sumber daya asteroid

Peter Diamandis (2012)

Salah satu pendiri Planetary Resources, perusahaan pertambangan asteroid pertama, yang menjadi katalisator industri ini

Chris Lewicki (2012)

CEO Planetary Resources dan mantan manajer misi NASA Mars yang memajukan pencarian asteroid

Dante Lauretta (2023)

PI OSIRIS-REx yang mengembalikan sampel asteroid Bennu ke Bumi, menunjukkan operasi permukaan

Masaki Fujimoto (2020)

Wakil Direktur JAXA yang memimpin Hayabusa2 mengembalikan sampel bawah permukaan dari asteroid Ryugu

🎓 Sumber Belajar

💬 Pesan untuk Pelajar

Jelajahi dunia perencana penambangan asteroid yang menakjubkan. Setiap penemuan dimulai dengan rasa ingin tahu!

Mulai

Gratis, tanpa daftar

Mulai →